Langsung ke konten utama

Agar Fleksibel, PNS atau ASN gak perlu Ngantor lagi...

Per 1 Januari 2020 PNS atau ASN akan mulai bekerja tanpa harus Ngantor.
Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) akan menguji coba model kerja tersebut.
Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menuturkan, uji coba bakal dilakukan kepada 1.000 ASN di lingkungan Bappenas. Dia ingin menjadikan Bappenas sebagai contoh. ”Ada konsep kalau kerja lebih enak yang fleksibel, kan? Nah, mungkin generasi-generasi ke depan juga akan dengan cara-cara seperti itu. Jadi, kenapa enggak kita akomodasi?” ujarnya.

Dengan konsep itu, nantinys ASN bisa bekerja di mana pun asalkan menyelesaikan tugas dengan baik. Dengan demikian, tidak semua ASN harus bekerja di kantor.
Menurut Suharso, kebijakan tersebut juga menyesuaikan dengan kehidupan modern. Banyak generasi saat ini yang bekerja dengan cara seperti itu. Intinya, kerja belong to everywhere. Yang penting, tugas-tugas yang diberikan kepada ASN selesai.
”Jadi, kenapa enggak kita akomodasi? Jadi, kita punya ibu kota baru itu adalah juga smart city, smart government, bisa fleksibel dalam hal pekerjaan. Bisa bekerja flexy jobflexy schedule, semuanya serba flexyremote working,” tutur Suharso.
Namun, Suharso menyebutkan, para ASN yang dimaksud adalah mereka yang memiliki jabatan fungsional. Tidak eksklusif pada direktorat atau satuan kerja tertentu. Menurut dia, cara tersebut mampu meminimalkan pemindahan ASN ke ibu kota baru.
Di sisi lain, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men PAN-RB) Tjahjo Kumolo setuju jika ASN masa kini bisa bekerja dari luar kantor.
Tjahjo mengatakan, ASN yang tak wajib ngantor akan diberi target kinerja. Dengan demikian, mereka tetap menjalankan tugas sebagaimana mestinya. ”ASN bisa bekerja di rumah atau di jalan. Yang penting, ada target, mempercepat proses, mempercepat pengambilan keputusan. Itu saja,” sambungnya.
Sistem kerja remote working, menurut Tjahjo, tidak akan mengubah besaran gaji. Yang terpenting, hasil kerjanya sesuai target. Dengan begitu, ASN juga tidak terpatok jam kerja. ”Kami ingin membuat ASN itu lebih efektif, lebih efisien, dan bekerja output-nya lebih banyak memangkas rutinitas,” jelas Tjahjo.
Editor : Anramessayid
Source : Jawapos

Komentar

Populer Posts

Quote...

Part 2 : Filosofi yang perlu ditanamkan dalam diri...

BAJAM INDONESIA - Kali ini kita kembali membahas filosofi yang perlu ditanam dalam diri. Dibagian kedua ini saya akan menjabarkan filosofi lainnya yang menyangkut dalam kehidupan. Filosofi Minuman Kopi, Banyak juga yang bilang kehidupan ini seperti menyeruput kopi, banyak pahitnya. Namun banyak juga yang berpendapat berbeda, kopi akan menjadi lebih manis bila ditambahkan gula, layaknya hidup yang harus juga ditambahi pemanisnya agar tidak pahit melulu. Apalagi dengan banyaknya pecinta kopi terutama di Indonesia, menikmati kopi seraya menikmati suasana malam merupakan sesuatau yang begitu syahdu. Ada beberapa filosofi minuman kopi yang amat menarik  dan analog dengan kehidupan manusia. Inilah filosofinya: Pertama,  Pilih biji kopi terbaik untuk mendapatkan secangkir kopi yang enak. Jika ingin hasil yang terbaik, kamu harus kerahkan kemampuanmu dengan maksimal pula. segelas kopi yang nikmat, dibutuhkan biji kopi terbaik. Bukan yang bentuknya jelek atau sudah rusak. Biji kopi yan...

Tanda - tanda Kamu Orang yang Overthinking...

BAJAM INDONESIA -  Terganggu kegiatan atau aktivitas karena hanya memikirkan sesuatu hal, itu indikasi kalau kamu Overthinking atau Pikiran berlebihan.  Overthinnking terus akan mengganggu ketenangan hidup mu sendiri loh... Overthinking sering terjadi lantaran rasa khawatir yang berlebihan atas masa depan yang akan dijalani. Apakah kamu juga seperti itu.? Ini tanda - tanda bahwa kamu orang yang overthinking : Pertama,             Mengingat - ingat percakapanmu dengan orang lain dan memikirkan kembali semua yang kamu katakan. Jangan terlalu dipikirkan tentang apa yang tadi kamu katakan dan apa yang seharusnya tidak kamu katakan, itu hanya akan membuat kamu cemas berlebihan. Kita tidak akan pernah benar jika yang kita jumpai orang yang tidak pengertian. Terkadang candaan saja orang bisa tersinggung, jadi dibawa tenang saja.  Kedua,             Menghabiskan banyak waktu untuk mencari makna tersembunyi dari perkataan...