Langsung ke konten utama

Part 2 : Filosofi yang perlu ditanamkan dalam diri...

BAJAM INDONESIA - Kali ini kita kembali membahas filosofi yang perlu ditanam dalam diri. Dibagian kedua ini saya akan menjabarkan filosofi lainnya yang menyangkut dalam kehidupan.

Filosofi Minuman Kopi,



Banyak juga yang bilang kehidupan ini seperti menyeruput kopi, banyak pahitnya. Namun banyak juga yang berpendapat berbeda, kopi akan menjadi lebih manis bila ditambahkan gula, layaknya hidup yang harus juga ditambahi pemanisnya agar tidak pahit melulu. Apalagi dengan banyaknya pecinta kopi terutama di Indonesia, menikmati kopi seraya menikmati suasana malam merupakan sesuatau yang begitu syahdu.
Ada beberapa filosofi minuman kopi yang amat menarik  dan analog dengan kehidupan manusia. Inilah filosofinya:

Pertama, 
Pilih biji kopi terbaik untuk mendapatkan secangkir kopi yang enak. Jika ingin hasil yang terbaik, kamu harus kerahkan kemampuanmu dengan maksimal pula.
segelas kopi yang nikmat, dibutuhkan biji kopi terbaik. Bukan yang bentuknya jelek atau sudah rusak. Biji kopi yang baik akan menghasilkan bubuk kopi yang berkualitas. Hal ini berlaku juga dengan tekad untuk meraih mimpi. Jika kamu menginginkan hasil terbaik, maka kamu harus mengerahkan semua kemampuan dengan maksimal, bukan niat yang setengah-setengah.

Kedua,
Biji kopi harus dijemur dan digiling untuk diminum dengan nikmat. Sama halnya dengan hidup, kamu harus “digiling” begitu berat agar mental jadi kuat.

Secangkir kopi yang enak tak tercipta begitu saja. Butuh proses yang panjang supaya kopi tersebut dapat dinikmati semua orang. Awalnya biji kopi harus dijemur terlebih dahulu, setelahnya digiling jadi bubuk dan diseduh dengan air panas, setelah itu baru diseruput dengan nikmat.
Jika saat ini jalanmu kian berat dan membuat letih, bersabarlah. Semua itu adalah proses untuk mendapatkan hasil akhir yang memuaskan. Kamu harus jatuh, lalu bangkit dan jatuh lagi. Memang terasa sakit dan membuat sesak, tapi secara tak sadar, mentalmu sudah ditempa untuk jadi kuat.



Ketiga,
Pahit-manis pada kopi ibarat getir dan indahnya hidup. Jika disyukuri, perpaduan rasa keduanya malah terasa nikmat.

Kopi butuh rasa pahit agar rasanya tambah enak. Jika terlalu manis, intisari kopi malah berkurang. Paduan rasa manis dan pahit pada kopi akan membuat kopi semakin nikmat untuk diresapi. Sama dengan hidup, ada hal pahit yang terasa begitu getir dan manis yang membuat hidupmu jadi lebih 
berwarna dan indah.
Jika dipadukan, kedua rasa tersebut adalah kombinasi terbaik untuk membuat hidupmu semakin bermakna. Butuh sedikit rasa pahit agar kamu tahu kalau hidup ini tak selalu indah, namun dibalik rasa pahit tersebut, terselip hal baik yang terasa begitu manis.



Keempat,
Menikmati segelas kopi tak boleh terburu-buru, hirup aromanya dan teguk perlahan. Begitu juga dengan hidup, nikmati saja setiap proses dengan benar.

Untuk merasakan kopi dengan benar, kamu tak boleh meminumnya dengan terburu-buru. Pertama, hirup aromanya yang begitu wangi, lalu teguk sedikit demi sedikit. Dengan begitu, kamu bisa 
menikmati kopi tersebut mulai dari sisi pahit lalu kemudian manisnya.
Begitu juga dengan jalan hidupmu, cukup nikmati saja setiap prosesnya. Walau berat atau terkadang ringan, jalani saja dengan benar. Proses yang kamu jalani lebih penting daripada sekedar hasil akhir, sebab itu nikmati setiap hal yang kamu rasakan sekarang.

Kopi merupakan sesuatu yang istimewa, secangkir kopi bisa memberikan begitu banyak arti, misalnya untuk teman bersantai atau hal lainnya. Nikmatilah kehidupan ini sperti halnya kita menikmati secangkir kopi.

Komentar

Populer Posts

Quote...

Tanda - tanda Kamu Orang yang Overthinking...

BAJAM INDONESIA -  Terganggu kegiatan atau aktivitas karena hanya memikirkan sesuatu hal, itu indikasi kalau kamu Overthinking atau Pikiran berlebihan.  Overthinnking terus akan mengganggu ketenangan hidup mu sendiri loh... Overthinking sering terjadi lantaran rasa khawatir yang berlebihan atas masa depan yang akan dijalani. Apakah kamu juga seperti itu.? Ini tanda - tanda bahwa kamu orang yang overthinking : Pertama,             Mengingat - ingat percakapanmu dengan orang lain dan memikirkan kembali semua yang kamu katakan. Jangan terlalu dipikirkan tentang apa yang tadi kamu katakan dan apa yang seharusnya tidak kamu katakan, itu hanya akan membuat kamu cemas berlebihan. Kita tidak akan pernah benar jika yang kita jumpai orang yang tidak pengertian. Terkadang candaan saja orang bisa tersinggung, jadi dibawa tenang saja.  Kedua,             Menghabiskan banyak waktu untuk mencari makna tersembunyi dari perkataan...