Langsung ke konten utama

PIKIR ULANG, INI PERBEDAAN SIAP NIKAH DAN INGIN MENIKAH...

 BAJAM INDONESIA - Tuhan menciptakan manusia berpasang pasangan dan setiap pasang manusia ini bersatu dengan caranya masing - masing yang telah digariskan oleh-Nya. Tak seorang pun yang tau jodoh, rezeki dan matinya, setiap insan manusia hanya bisa berikhtiar dan terus berdoa kepada-Nya selagi masih hidup di dunia. Bagi umat islam menikah adalah suatu ibadah untuk mendekatkan diri kepada Tuhan sang Pencipta Alam Semesta.


 

Menikah bukan tentang sekedar menikah karena perlu persiapan yang matang seperti hal nya berperang perlu perlengkapan alat perang dan persiapan diri yang tidak sembarangan. Namun hampir setiap insan manusia pasti ingin menikah.

Inilah beberapa perbedaan seseorang yang siap menikah dan ingin menikah, antara lain :

Pertama, ketika siap menikah pasti orang tersebut benar benar akan memperhatikan proses menuju jenjang pernikahan mulai dari belajar untuk menjadi pasangan yang baik, mencari calon yang baik, siap menerima calon mertua sebagai orang tuanya juga, persiapan keuangan, dan lain sebagainya. Namun berbeda hal dengan yang hanya "ingin" menikah, orang yang seperti ini hanya fokus kepada "yang penting menikah". Pendamping hidup bukan lah perkara mudah untuk didapatkan namun harus banyak berikhtiar dan berdoa.

Kedua, Orang "yang ingin menikah" biasanya menganggap pernikahan adalah sebagai satu satunya jalan keluar dari permasalahannya. Namun berbeda dengan orang yang siap menikah, dia yakin pernikahan justru menambah tanggungan, yaitu komitmen untuk menghadapi konsekuensi setelah ijab qabul. Seperti sebuah rumah yang akan dibangun harus perlu adanya tiang yang cukup dan kokoh agar rumah dapat bertahan dan kuat disetiap kondisi. 

Ketiga, Bagi yang siap menikah juga memiliki ciri yaitu sadar bahwa pernikahan tidak hanya tentang kesenangan belaka tapi juga akan dibutuhkan banyak perjuangan dan pengorbanan didalamnya. Sedangkan orang "yang ingin menikah" umumnya memikirkan yang enak-enaknya saja. 

 

Keempat, Orang yang siap menikah akan mulai merubah kebiasaan yang tidak baik/sikap buruknya selama ini, mulai lebih berusaha mempelajari apa yang perlu disiapkan untuk berumah tangga, mulai lebih sayang keluarga, dan menahan atau mengurangi sikap ego. Sedangkan orang "yang ingin menikah" sulit untuk merubah dirinya ke yang lebih baik karena biasanya orang ini kurang jiwa tanggung jawab karena hanya memikirkan kesenangan saja.

Oleh karena itu, berpikir ulang kenapa ingin menikah, apakah karena sudah siap menikah atau hanya ingin menikah alih alih mengatakan ini adalah sebuah ibadah. Ingat ya semua butuh proses, karena belajar tidak ada yang mudah tapi semua ini perlu dipelajari agar menjadi mudah. Semoga bacaan ini bermanfaat.

writer/editor : AnraMessay

Komentar

Populer Posts

JANGAN SIA - SIAKAN UANG KOIN. NTAR NYESAL !

 SAYANG BANGET JIKA KAMU MENYIYAKAN UANG KOIN TERUTAMA  KOIN 1000 LOH... Jangan sia-siakan uang logam atau koin rupiah, karena ternyata ada manfaatnya bagi pengendalian perekonomian nasional Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Maluku di Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, secara khusus mengajak masyarakat, terutama pedagang, kembali menggalakkan penggunaan uang koin rupiah sebagai upaya mengendalikan laju inflasi. Andi Setyo Biwado Kepala Tim Advisory dan Pengembangan Ekonomi BI Maluku mengatakan ajakan itu dilakukan dalam aksi peduli uang koin rupiah. Menurut Andy, kegiatan ini dilakukan karena masyarakat Kota Dobo enggan bertransaksi menggunakan uang koin rupiah, sehingga memicu tingginya harga barang, dan pedagang cenderung melakukan pembulatan harga ke atas. Tanpa disadari sering Anda menerima uang dengan nominal kecil atau biasa disebut dengan uang receh. Uang ini akan didapatkan setiap kali bertransaksi menggunakan pecahan uang dengan nominal besar atau sedang. Tan...

INI LAH YANG MEMBUAT FINLANDIA MEMILIKI SISTEM PENDIDIKAN TERBAIK DUNIA !

BAJAM INDONESIA - Di negara kita, Pendidikan adalah suatu yang sangat penting. Tidak cuma diri kita tetapi untuk bangsa dan negaranya. Di setiap negara seperti Finlandia tentu tidak sama dengan sistem pendidikannya, dari mulai jam belajar di sekolah, waktu ujian nasional, dan materinya sekalipun. Itulah fakta menarik sistem pendidikan di Finlandia. Diantaranya ialah memiliki guru yang bermutu. Guru di negara Eropa itu harus diseleksi dengan ketat dari mulai nilai, kredibilitas mereka, semangat mereka dalam mengajar, dan karya apa yang dapat mendukung pendidikan di Finlandia. Ini beberapa fakta yang membuat Finlandia memiliki sistem Pendidikan terbaik di dunia. Satu, anak-anak Finlandia belum disekolahkan sebelum 7 tahun Di negara-negara Nordik, seperti Denmark, Swedia dan Finlandia, anak-anak belum menginjak sekolah formal sebelum berusia 7 tahun. Usia sebelum 7 tahun masih usia bermain-main. Orang Finlandia percaya, anak-anak bisa belajar dan mengembangkan diri melalui bermain, berim...