Langsung ke konten utama

2020, USBN memang sudah tidak ada lagi.?

Satuan pendidikan yang bersangkutan bebas dan merdeka untuk membuat ujian sendiri.

GTK – Ujian Nasional terutama USBN akhir akhir ini menjadi perbincangan hangat oleh para pegiat pendidikan baik satuan pendidikan maupun para guru. Terutama keluar nya pernyataan pak menteri Nadiem tentang pendidikan merdeka dan tentunya perubahan ini ditunjukkan melalui peraturan baru pula.

Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) merevisi Prosedur Operasional Standar (POS) Ujian Nasional (UN) Tahun 2019/2020.  Hasil revisi tersebut tercantum dalam Peraturan BSNP Nomor 0053/P/BSNP/I/2020. Menurut peraturan ini, POS UN Tahun Pelajaran 2019/2020 yang terdapat pada peraturan Nomor 0051/O/BSNP/I/2019 sudah tidak berlaku, dan BSNP tidak lagi menerbitkan POS USBN.



Dalam merevisi POS UN ini, BSNP mengacu pada Permendikbud Nomor 43 Tahun 2019, tentang penyelenggaraan UN dan ujian yang diselenggarakan satuan pendidikan. “Sesuai dengan Permendikbud 43 Tahun 2019, USBN ditiadakan maka POS USBN menjadi tidak diperlukan,” kata Ketua BSNP Abdul Mu`ti dalam acara Konferensi Pers di Ruang Rapat BSNP Gedung D Lantai 2, Jalan R.S. Fatmawati, Cipete, Jakarta Selatan, Selasa (21/1/2020).

Revisi yang dilakukan oleh BSNP merupakan tindak lanjut atas amanat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) yang mengganti Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) menjadi ujian yang diselenggarakan hanya oleh sekolah, pada Desember lalu. Mendikbud mengatakan, ujian yang diselenggarakan oleh sekolah ini konsepnya mengembalikan kepada esensi undang-undang, untuk memberikan kemerdekaan sekolah dalam menginterpretasi kompetensi-kompetensi dasar kurikulum. “Jadi penilaiannya (dari) mereka sendiri,” katanya.

Lebih lanjut Abdul Mu’ti menjelaskan, bahwa untuk UN 2020 secara konseptual dan prosedural, regulasinya sudah disiapkan oleh BSNP. Sementara teknis pelaksanaannya dilakukan oleh kementerian, dinas pendidikan dan pihak-pihak terkait. Mu’ti menegaskan, kewenangan BSNP adalah menyusun kisi-kisi soal UN, selanjutnya Pusat Penilaian Pendidikan (Puspendik) yang akan lebih rinci menyusun soal UN tersebut. “Kisi-kisi  sudah kita sampaikan dan sudah bisa diunduh. BSNP juga sudah menyampaikan ke Puspendik dan dinas-dinas,” tuturnya.

Terkait kesiapan penyelenggaraan asesmen di tingkat sekolah, Desember lalu Mendikbud sempat menyampaikan bahwa hal tersebut menjadi hak setiap sekolah. Bilamana sekolah belum siap menyelenggarakan sesuai konsep yang baru dan masih menggunakan pola lama, tidak menjadi persoalan. Senada dengan pernyataan tersebut, Ketua BSNP mengatakan bahwa USBN sebelumnya memang diselenggarakan oleh sekolah, namun ada soal jangkar (anchor) yang disiapkan oleh kementerian untuk menjadi acuan terkait standarisasi.

 “Untuk ujian sekolah tahun ini sekolah diberikan keleluasaan dalam menentukan apakah ingin menyusun soal secara penuh atau menggunakan soal anchor yang disiapkan oleh kementerian,” katanya.

Di kesempatan yang sama, Anggota BSNP Suyanto berpesan agar berbagai pihak ikut membantu dalam penyebaran informasi bahwa USBN tahun ini sudah tidak diselenggarakan, serta informasi lainnya yang terkait dengan pelaksanaan UN 2020. “Mohon kepada rekan-rekan pers menyebarluaskan informasi bahwa USBN itu sudah tidak ada. Sementara banyak daerah yang masih menunggu dan menanyakan apa pengganti USBN. Tolong informasikan bahwa sekolah harus menyelenggarakannya sendiri-sendiri karena USBN itu sudah tidak ada dan daerah masih menunggu-nunggu sesuatu yang sudah tidak ada,” jelasnya.

Source : Kemendikbud.go.id

Komentar

Populer Posts

MUNGKIN 10 TAHUN LAGI TAK ADA PNS, KATA KEPALA BKN...

BAJAM INDONESIA -  Kita tidak bisa pungkiri bahwa pergerakan zaman pasti akan berbeda dan terus berubah pada waktunya. Apalagi dunia digital semakin menguasai dunia yang berarti selain berkembangnya mesin produksi, begitu juga teknologi digital. Kegiatan administrasi dan segala jenisnya bisa dikerjakan melalui canggih dan majunya dunia digital. Semua kegiatan hampir bisa dilakukan melalui Android yang notabene awal dari kemajuan dunia digital, dan semakin banyak aplikasi yang bisa mempermudah segala proses transaksi dan administrasi yang dilakukan orang dengan tujuan yang beraneka ragam. Perubahan yang mungkin terjadi di 10 tahun kedepan ini, langsung dikatakan oleh Kepala BKN, Bima haria wibisana yang mengatakan "Tidak ada lagi yang sakral pada saat sekarang ini untuk berubah. Dan saya harus siap untuk konsep itu. Dan itu menjadi pertanyaan, apa iya PNS itu full time. Mungkin tidak lagi. Mungkin 10 tahun lagi tidak seperti itu, mungkin tidak ada PNS, mungkin semuanya PPPK. Karen...

HAL YANG MEMBUANG WAKTU DAN ENERGI MU, EMANGNYA GAK CAPE..?

BAJAM INDONESIA - Banyak hal baik yang bisa kamu lakukan dalam hidup ini untuk menjadi manusia yang bahagia dan penuh rasa syukur. Namun untuk itu, pertama tama kamu perlu membuang hal hal yang cuma buang waktu dan energi kamu. Ini dia beberapa hal yang harus dilakukan. Pertama , jangan berusaha mengubah seseorang, meskipun kamu mencintai seseorang tersebut, itu bukan lah hal yang baik. Kamu hanya bisa melakukan antara lain membantu, mendukung dan mendoakannya. Karena yang bisa mengubah dirinya hanya dirinya sendiri. Tergantung pada kesadaran dan tekadnya dalam keinginannya untuk berubah. Kedua , Jangan menghindari masalah. jika kamu menghindari masalah terus menerus, sebenarnya masalah itu akan terus mendatangimu. Karena masalah itu harus dihadapi dan bahkan seharusnya dapat menyelesaikannya. Masalah yang terjadi pada kamu adalah sesuatu yang harus kamu jadikan sebuah pembelajaran. Untuk itu hadapi saja masalah itu agar kamu  menjadi lebih dewasa. Ketiga , Janganlah terus mengelu...

Kalimat Motivasi yang Picu Semangat Membara

 BAJAM INDONESIA - Kalimat motivasi akan memiliki dampak positif yang begitu penting bagi yang membacanya. Semangat seseorang bisa bangkit dan terpicu hanya karena kalimat motivasi. Banyak kalimat motivasi yang tercipta dari orang - orang yang berpengalaman dan tentunya dari orang orang hebat lainnya.    Dan inilah Kalimat Motivasi yang dapat Memicu Semangat Kita : Pertama,   "Kesempatan itu seperti matahari terbit. Ketika anda menunggu terlalu lama, anda akan kehilangannya". - kutipan William Arthur Ward   Kedua,         "Jika saya tidak dapat melakukan hal hal besar. Saya dapat melakukan hal hal kecil dengan cara yang luar biasa". - kutipan Martin Luther King jr.   Ketiga,           "Ketika segala sesuatu nampaknya bertentangan denganmu, ingat... pesawat lepas landas melawan angin, bukan dengan angin". - kutipan Henry Ford   Keempat,             "Berusahalah untuk tidak menja...